Cara Menumbuhkan Bulu Kucing dengan Cepat

Cara menumbuhkan bulu kucing yang rontok atau botak akibat kurangnya perawatan ataupun sehabis operasi ada berbagai macam. Kali ini kita akan membahasnya, karena bulu yang lebat pada kucing merupakan pertanda baik yang menyiratkan bahwa di balik semua bulu itu ada kucing yang bahagia dan sehat.

Apabila kita membahas kucing rumahan, bulunya yang lebat dan lembut adalah gambaran dari pemilik yang penuh perhatian dalam menjadikan kesejahteraan hewan peliharaannya sebagai prioritas. Namun ada kalanya bulu kucing mengalami kerontokan, dan saat itulah cara menumbuhkan buku kucing dengan cepat sangat diperlukan.

Karena dengan pemilik yang paling perhatian sekalipun, terdapat kondisi dan situasi yang membuat bulu kucing kita menjadi kusam dan lepek, bahkan sampai mengalami kerontokan. Hal ini biasanya terjadi akibat adanya reaksi pada penyakit, baik dikarenakan stres ataupun sebab lain di luar pengawasan kita.

Untuk itu kami akan memberikan tips agar bulu kucing kalian kembali tumbuh degan lebat. Namun sebelum melaksanakannya, penting untuk diketahui bahwa sebagian kucing secara natural mempunyai bulu pendek. Jadi janganlah mencoba merangsang pertumbuhan bulu kucing kalau tidak diperlukan, karena kesehatannya jauh lebih utama dari pada bulu yang panjang.

Fungsi Utama Bulu Kucing

Sekilas bulu kucing tidak terlalu berpengaruh bagi kesehatannya, namun kenyataannya keadaan bulunya benar-benar dapat memperlihatkan banyak hal mengenai kesehatan mereka secara keseluruhan. Selain untuk memantau kesehatan, bulu kucing juga mempunyai beberapa fungsi yang amat penting, yaitu:

  • Bulu kucing membantunya dalam menghindari pegaruh dari suhu tinggi dan rendah maupun dari dampak berbahaya sinar matahari.
  • Bulu kucing juga melindunginya dari ancaman yang lebih serius seperti cedera, goresan, dan serangan serangga.
  • Bulu kucing merupakan bagian utama dari bahasa tubuhnya. Ketika akan menyerang ataupun bertahan, mereka akan mengubah bentuk bulunya agar lebih mengembang. Hal ini merupakan usaha untuk menghindari penyerangnya.
  • Bulu kucing pula merupakan bagian dari indra peraba. Hal ini akan menolong mereka dalam memahami lingkungannya dengan lebih baik, terutama dari ancaman binatang lainnya.

Pentingnya bulu kucing tidak dapat disangkal. Inilah kenapa kita harus menjaga bulu mereka dengan baik dan khawatir apabila melihat kerusakan pada bulunya. Dan untuk itulah kita akan mempelajari cara menumbuhkan bulu kucing dan mengindarinya dari kerontokan dibawah ini.

Fase Pertumbuhan Bulu Kucing

Bulu kucing tidak hanya muncul sekali, lalu menetap tanpa ada perkembangan. Melainkan bulunya akan mengalami berbagai macam fase pertumbuhan dan perkembangan yang akan kami jelaskan, sebagai berikut:

  • Fase Anagen : Fase di mana bulu tumbuh paling cepat.
  • Fase Katagen : Fase pergantian di mana bulu berhenti tumbuh.
  • Fase Telogen : Fase saat bulu mulai rontok, dimana rambut baru mendorong rambut lama, kemudian siklus dimulai lagi.

Kucing biasanya mengalami beberapa masa kerontokan per tahun. Tetapi, kucing rumahan bisa jadi tidak mengalaminya, atau bahkan hanya mengalaminya satu tahun sekali. Umumya musim semi dan musim gugur adalah saat paling kritis bagi pertumbuhan bulu kucing. Namun pertumbuhan yang perlahan akan mengembalikan bulu tebal nan halusnya.

Terkadang, ketika kucing mengalami stres berat (apa pun penyebabnya), proses yang dikenal "telogen effluvium" terjadi. Ini merupakan gangguan di mana fase anagen tidak dimulai dengan siklus bulu rontok pada fase telogen. Ketika penyebab stres lenyap, rambut baru akan terbentuk kembali. Hasilnya ialah alopecia yang biasanya tidak membutuhkan pengobatan, melainkan kesabaran untuk menunggu tumbuh kembali.

Lamanya Pertumbuhan Bulu Kucing

Terdapat bermacam faktor berbeda yang mempengaruhi laju pertumbuhan bulu kucing, jadi tidak ada jawaban pasti. Terkadang bulu dicukur oleh dokter hewan untuk menjalankan operasi ataupun untuk menemukan pembuluh darah, dan sebagai pemiliknya kalian berharap bulu tersebut segara tumbuh. Namun untuk itu biasanya kucing membutuhkan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk menumbuhkan bulunya kembali.

Cara Menumbuhkan Bulu Kucing

Informasi yang kami berikan di bawah ini bukanlah formula ajaib untuk pertumbuhan bulu kucing. Namun, ini merupakan saran yang kami bagikan untuk mendorong pertumbuhan rambut dan juga mempersiapkan bahan yang dibutuhkan untuk bulu yang sehat.

Terkadang, bulu kucing yang berhenti tumbuh dan terlihat tidak sehat, bisa jadi merupakan pertanda dari berbagai permasalahan lain dan kalian harus menemui dokter hewan untuk memperoleh pemeriksaan yang tepat. Karena keadaan ini boleh jadi diakibatkan oleh beberapa penyakit yang akan baru sembuh setelah diobati.

1. Makanan yang Bergizi

Pastikan untuk selalu memberikan makanan bergizi tinggi kepada kucing kalian, dan hindari makanan murah yang tidak jelas nilai gizi yang terkandung didalamnya. Berikut ini beberapa kandungan gizi yang dibutuhkan untuk mempercepat pertumbuhan bulu kucing:

  • Protein : Ini terlibat dalam perkembangan dan tekstur bulu kucing. Pertumbuhan bulu yang amat lamban bisa disebabkan akibat kucing kalian tidak menerima asupan protein yang cukup. Jumlah makanan yang disediakan untuk kucing memang penting, tapi kualitasnya lebih penting lagi. Biosintesis kucing akan bergantung padanya, itulah sebabnya asam amino semacam taurin dan lisin amat penting.
  • Mineral : Khususnya seng yang penting dalam perkembangan bulu. Kekurangan seng bisa mengakibatkan defisiensi yang pada akhirnya mengakibatkan keterlambatan perkembangan bulu bahkan sampai kerontokan di sebagian area.
  • Vitamin : Banyak asupan vitamin yang dibutuhkan untuk tampilan yang baik pada kulit dan juga bulu. Kekurangan vitamin mampu mengakibatkan alopecia, bintik-bintik kerontokan, dan sistem pertahanan tubuh yang terganggu.
  • Asam Lemak Esensial : Omega 3 dan juga Omega 6 amat penting, sebab tanpanya kucing tidak akan mampu untuk mensintesis sendiri.

Kekurangan nutrisi biasanya berawal dari diet yang tidak tepat ataupun dari penyakit yang mencegah sintesis dalam peredaran darah. Jika kalian tidak menyediakannya dalam makanan kucing, hal itu akan perpengaruh dalam pertumbuhan bulunya.

2. Pengendalian Stres

Stres bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, serta menurunkan pertahanan terhadap penyakit yang bisa mengakibatkan kerontokan. Untuk itu, hindarilah hewan kesangan kalain dari stres dengan sering mengajaknya bermain.

3. Rutin Menyikat Bulu

Sebagian besar kucing memerlukan lebih banyak penyikatan ketimbang yang lain, namun akan lebih baik untuk menyikatnya secara rutin karena hal tersebut bisa membantu menghilangkan rambut mati dan merangsang pertumbuhan rambut yang baru.

4. Atur Diet Makanan Sehat

Atur diet kaya nutrisi dengan makanan yang mengandung jumlah protein, vitamin dan juga mineral yang cukup untuk memastikan kesehatan kulit dan juga bulu kucing sesuai yang telah kami jelaskan di nomor 1.

5. Pemberian Obat Cacing dan Shampo Kucing

Hal ini penting lantaran cacing yang bisa mempengaruhi kecukupan gizi, serta tungau dan juga serangga yang bisa merusak kulit kucing dan mendatangkan kerontokan. Dengan pemberian obat cacing dan shampo secara rutin akan mencegah hama ini dan mendorong pertumbuhan bulu yang sehat.

6. Pemeriksaan Dokter Hewan

Pemeriksaan dokter hewan secara rutin paling tidak sekali ataupun dua kali setahun akan membantu kalian memantau hal apa pun yang telah meningkat, dan mengetahui indikasi awal dari penyakit. Dokter hewan juga mampu memberikan perawatan ketika diperlukan serta memastikan kucing kalian sehat untuk menumbuhkan bulunya.

Itulah dia, silahkan lakukan hal yang telah kami jelaskan diatas. Semoga beberapa tips dari kami akan dapat membantumu dalam menumbuhkan kembali bulu kucing dengan cepat.

Beri Komentar

Lebih baru Lebih lama