Polimenorea, Gangguan Haid yang Timbulkan Kesulihan Mengandung?

Bukan cuma keterlambatan ataupun siklus haid yang sungguh panjang. Rupanya, beragam gangguan datang bulan bisa dirasakan oleh wanita. Salah satunya merupakan polimenorea. Hal ini menjelaskan di mana seorang wanita menghadapi siklus datang bulan kurang dari 21 hari. Dengan sedemikian itu, wanita akan lebih sering mendapati haid.

Hal ini bisa dikarenakan oleh beberapa penyebab, salah satunya tingkat stres. Seharusnya tidak boleh sepelekan polimenorea yang dirasakan. Keadaan ini mampu menimbulkan beragam pengaruh, salah satunya permasalahan kesuburan. Seorang wanita akan kesulitan mengenal masa subur, alhasil situasi ini bisa menimbulkan kesulitan untuk mempersiapkan kehamilan.

Penyebab Polimenorea Pada Wanita

Bagi beberapa wanita, mempunyai siklus haid yang tidak teratur ialah kondisi yang umum. Tetapi, hendaknya cari tahu pemicu datang bulan yang tidak teratur supaya kamu bisa menanggulangi hal ini dengan baik. Masalah ini akan membuat kamu terlepas dari beragam gangguan kesehatan yang boleh jadi terjadi.

Polimenorea sendiri bisa diakibatkan oleh beberapa penyebab, seperti:

1. Stres

Tingkat stres yang tidak mampu diatasi dengan baik akan mengakibatkan berbagai macam gangguan kesehatan, salah satunya adalah polimenorea. Stres mampu mempengaruhi keadaan hormon didalam tubuh. Polimenorea yang diakibatkan oleh stres pastinya bisa ditangani dengan baik saat kamu mampu memantau stres.

2. Infeksi Menular Seksual

Polimenorea juga bisa dipicu oleh infeksi menular seksual. Pemeriksaan awal polimenorea juga bisa membantu mencegah infeksi menular melalui hubungan seksual lebih parah. Polimenorea yang diakibatkan dari infeksi menular seksual, lazimnya akan disertai dengan gejala lain, seperti keputihan, gatal pada area kewanitaan, hingga sensasi panas pada saat buang air kecil.

3. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika sel yang umumnya menutupi rahim wanita ditemukan pada bagian yang lain, seperti ovarium dan juga saluran tuba. Selain siklus haid tidak menentu, kondisi ini ditandai dengan nyeri berlebihan ketika haid dan berhubungan intim. Endometriosis dapat diatasi dengan pembedahan atau penggunaan obat.

Apakah Polimenorea Menimbulkan Sulit Mengandung?

Mempunyai siklus datang bulan yang lebih sering dan juga pendek adalah pertanda mendasar dari polimenorea. Janganlah ragu untuk menanya langsung pada dokter seputar keanehan siklus haid yang kamu alami. Apabila hal ini disertai nyeri datang bulan yang berlebihan tiap bulannya, datangi rumah sakit terdekat dan juga lakukan pengecekan untuk mendeteksi pemicu situasi yang kamu alami.

Penanganan tepat mestinya mampu mengatasi kamu dari beragam hal yang lebih buruk. Polimenorea juga mempunyai hubungan yang erat dengan keadaan sulit mengandung. Ovulasi terjadi saat ovarium membebaskan sel telur. Pada hal polimenorea, keadaan ini bisa terjadi lebih dahulu maupun tidak teratur dalam sebagian siklus.

Tak hanya itu, pengidap polimenorea pun akan mempunyai periode luteal yang lebih pendek daripada wanita dengan siklus haid yang normal. Periode luteal adalah salah satu keadaan di mana tubuh menyiapkan kehamilan yang boleh jadi terjadi. Nah, keadaan ini akan membuat seorang wanita kesulitan mengenal masa subur yang dia alami untuk mempersiapkan kehamilan.

Meskipun seperti itu, pengidap polimenorea masih mempunyai kemungkinan untuk menjalani kehamilan. Pengecekan yang dijalani pun memastikan penyembuhan yang dibutuhkan. Apabila hal ini dikarenakan oleh stres, maka mengontrol tingkat stres adalah penyembuhan yang terbaik.

Bila keadaan ini disebabkan oleh gangguan kesehatan lain, pastinya pemulihan akan diselaraskan dengan penyebab yang kamu alami. Tidak Boleh lupa untuk senantiasa mengkonsumsi makanan sehat dan juga bernutrisi. Tak Hanya itu, olahraga teratur pun mampu membantu tubuh mengontrol hormon menjadi lebih baik.

Beri Komentar

Lebih baru Lebih lama