4 Cara  Mengatasi Penyakit Asam Urat dan Penyebabnya

Asam Urat atau Uric Acid merupakan limbah alami dalam darah yang berasal dari metabolisme purin. Zat purin biasanya ditemukan dalam beragam jenis makanan, seperti daging dan jeroan. Kalau kadarnya terlalu tinggi, hal ini bisa menyebabkan asam urat.

Dalam tubuh manusia, zat purin dalam makanan yang Anda makan akan menjalani proses metabolisme dan ditransformasikan menjadi uric acid. Kemudian, limbah yang disebut uric acid ini akan keluar dari tubuh melalui urine dan feses.

Tetapi, pada sebagian orang, metabolisme purin ini dapat lebih lambat. Maka proses kerjanya akan terhambat dan terjadi akumulasi zat purin dalam darah. Seiring waktu, akumulasi asam urat dalam darah bisa menyebabkan penyakit hiperuricemia atau asam urat tinggi.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Purin lazimnya ditemukan dalam sebagian jenis makanan dan minuman. Dibawah ini ialah sebagian makanan dan minuman yang kaya akan purin:

  • Jeroan.
  • Daging merah, seperti daging sapi dan domba.
  • Seafood, misalnya ikan, kerang, dan kepiting.
  • Minuman mengandung alkohol.
  • Sayuran, seperti jamur, kol, dan bayam.
  • Kacang-kacangan, seperi kacang merah, kacang polong dan kedelai.

Bukan hanya makanan yang kaya akan purin saja, efek samping tertentu dari obat-obatan atau suplemen (seperti diuretik, imunosupresan dan vitamin B3), juga bisa menyebabkan asam urat.

Sebagian situasi medis, seperti diabetes, sindrom metabolik, dan psoriasis, juga bisa menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.

Asam urat tinggi dalam darah tak senantiasa menyebabkan gejala. Tetapi, uric acid yang menumpuk di dalam tubuh akan menetap dan menjadi batu di uretra atau ginjal. Ini bisa menyebabkan rasa sakit dikala membuang air kecil, sakit pinggang atau punggung, urine berdarah dan kencing terasa berpasir.

Bukan cuma itu, kadar asam urat tinggi tak jarang menyebabkan keluhan, seperti sendi terasa kaku, nyeri, pembengkakan dan kemerahan. Akumulasi asam urat dalam waktu lama juga bisa menyebabkan benjolan pada tulang yang bisa disebut tophus.

Cara Mengatasi Kadar Asam Urat Tinggi

Untuk megatasi asam urat tinggi dan batu pada saluran kemih yang disebabkan oleh kadar asam urat tinggi, direkomendasikan untuk mengendalikan konsumsi makanan yang mengandung zat purin tinggi. Tak hanya itu, ada banyak cara untuk mencegah peningkatan asam urat dalam darah, diantaranya:

1. Kurangi Konsumi Gula

Selain makanan yang kaya akan purin, konsumsi makanan atau minuman manis berlebihan juga bisa menyebabkan kadar asam urat tinggi, apalagi yang mengandung fruktosa.

Fruktosa ialah zat gula yang sering kali ditambahkan ke makanan dan minuman. Oleh sebab itu, Anda patut memeriksa kadar gula tambahan yang biasanya terdapat pada label makanan dan minuman.

2. Hindari Minuman Beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol (seperti bir, whine, dan vodka) bisa menyebabkan asam urat kambuh. Minum alkohol berlebihan atau terlalu sering adalah penyebab awal peningkatan kadar asam urat, yang mampu menyebabkan pembengkakan dan nyeri sendi.

3. Pertahankan Berat Badan Ideal

Pertahankan berat badan ideal, karena orang yang kelebihan berat badan atau obesitas lazimnya lebih mudah terkena asam urat. Diyakini bahwa jaringan lemak tubuhlah yang menjadi penyebab meningkatnya kadar uric acid.

Obesitas juga memperlambat pembuangan asam urat dalam tubuh, yang menyebabkan akumulasi uric acid dalam darah. Oleh sebab itu, jika mengalami kelebihan berat badan, sangat direkomendasikan untuk berolahraga secara teratur dan meningkatkan diet sehat untuk menjaga berat badan yang ideal.

4. Kurangi Stres Berlebih

Kondisi tubuh tak sehat, seperti sering stres, kurang tidur dan olahraga, juga bisa menjadi penyebab meningkatnya kadar asam urat. Oleh sebab itu, untuk mencegah hal ini terjadi, Anda kini patut mencoba berolahraga secara teratur untuk mengurangi stres, dan jangan lupa beristirahat dengan cukup.

Biasanya, Anda bisa mengurangi tingkat asam urat tinggi melalui diet sehat dan olahraga teratur. Tak hanya itu, untuk mengetahui kadar asam urat, Anda patut memeriksa kesehatan secara teratur kepada dokter. Tes darah juga bisa dilakukan sebagai upaya untuk memantau kadar asam urat.

Kalau hasil percobaan memperlihatkan kadar asam urat tinggi dari darah Anda atau terdapat gejala asam urat, konsultasikan dengan dokter secara langsung untuk memperoleh pengobatan yang baik.

Beri Komentar

Lebih baru Lebih lama