Cara Mencegah Dehidrasi Saat Demam Tinggi dengan Minuman Isotonik

Demam adalah penyakit yang dapat dijalani oleh siapa pun (anak-anak dan orang dewasa). Kondisi ini adalah peningkatan sementara suhu tubuh dan biasanya merupakan gejala penyakit. Demam adalah gejala umum ketika tubuh manusia melawan virus atau bakteri. Demam dapat membuat orang dewasa tidak nyaman, namun ini bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja demam bisa meningkatkan suhu tubuh mencapai 39,4 derajat Celcius atau lebih.

Pada saat yang sama, jika ini terjadi pada bayi, jika suhunya sedikit lebih tinggi daripada yang umumnya, hal ini dapat menunjukkan infeksi serius. Untungnya, obat untuk demam akan membuat demam Anda hilang dalam beberapa hari. Namun, ketika demam tinggi, kebutuhan cairan (air) masih perlu dipenuhi. Karena ketika tubuh mengalami demam, cairan tubuh akan menguap dan menghilang melalui keringat, sehingga si penderita harus selalu meminum air untuk menghindari dehidrasi.

Gejala Dehidrasi Saat Sedang Demam Tinggi

Ketika suhu tubuh tinggi, Anda akan sering kelebihan keringat, dan hal ini dapat menyebabkan hilangnya cairan dan elektrolit dalam tubuh. Selama demam tinggi, Anda bisa makan atau minum lebih sedikit karena merasa tidak nyaman. Terutama jika demam disertai dengan muntah dan diare. Kombinasi antara pengurangan mengkonsumsi air dan menghilangnya cairan tubuh melalui keringat, serta buang air kecil, muntah dan diare dapat menyebabkan terjadi dehidrasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga cairan tubuh, karena jika tidak dapat memperburuk gejala demam.

Ketika seseorang membutuhkan asupan cair, haus tidak selalu merupakan indikator awal yang tepat. Banyak orang, terutama orang tua, tidak merasakan haus saat mereka mengalami dehidrasi. Itu sebabnya penting untuk mempertahankan asupan cairan ketika Anda sakit atau bahkan dalam cuaca yang panas. Terdapat beberapa tanda dan gejala dehidrasi yang juga dapat bervariasi tergantung pada usia.

Gejala Dehidrasi Pada Anak

  • Bagian sekitar mulut (serta bibir dan lidah) kering.
  • Menangis tanpa keluar air mata.
  • Popoknya tidak basah lebih dari tiga jam.
  • Matanya dan pipinya terlihat cekung.
  • Kelelahan/lesu dan mudah marah.

Gejala Dehidrasi Pada Orang Dewasa

  • Merasa sangat haus.
  • Jarang buang air kecil.
  • Warna pada urine gelap.
  • Lesu/kelelahan.
  • Merasa pusing/bingung.

Banyak obat demam yang dijual dengan bebas dapat mengatasinya, akan tetapi pada demam tinggi obat tersebut tidak akan efektif. Alasannya adalah bahwa demam memainkan peran penting dalam membantu melawan berbagai infeksi bakteri atau virus yang memasuki tubuh. Namun, Anda masih perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi minuman isotonik agar terhindar dari dehidrasi.

Manfaat Minuman Isotonik untuk Mencegah Dehidrasi

Satu-satunya cara untuk menangani dehidrasi (khususnya dehidrasi yang disebabkan oleh demam) adalah dengan menggantikan cairan tubuh yang hilang. Dehidrasi rigan dapat ditangani dengan mudah. Jika Anda atau anggota keluarga lain mengalami diare, muntah atau demam, dan menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, segera beri mereka air.

Teruslah mengkonsumsi cairan dengan perlahan sampai warna urine kembali jernih. Jika orang yang menderita demam dan muntah bersamaan, maka beri sedikit demi sedikit sampai dia bisa menelannya. Secara bertahap tingkatkan frekuensi dan kuantitas karena apabila diberikan terlalu banyak maka akan muntah.

Anda juga dapat mengkonsumsi cairan isotonik yang banyak dijual bebas. Karena minuman isotonik mengandung proporsi ion yang tepat dan mudah diserap oleh tubuh manusia. Minuman isotonik juga jauh lebih efektif daripada air mineral, karena air mineral tidak mengandung banyak ion. Selain itu, tubuh manusia tidak dapat menghasilkan ionnya sendiri. Karena itu harus diserap dari luar untuk menjaga keseimbangan ion dalam tubuh. Oleh karena itu, minuman isotonik adalah cara yang tepat untuk menjaga cairan tubuh dan mengurangi resiko dehidrasi.

Jika Anda mengalami demam segera penuhi cairan tubuh yang hilang dengan minuman isotonik yang mengandung ion! Namun perlu diingat, jangan meminumnya secara berlebihan, karena hal itu juga bisa menimbulkan dampak buruk pada tubuh.

Beri Komentar

Lebih baru Lebih lama